PostHeaderIcon Protap Serah Terima  Alat Yang Akan Disteril

Protap Serah Terima  Alat Yang Akan Disteril

 

PENGERTIAN

Serah terima alat yang akan disteril adalah suatu proses pengiriman alat/ instrument, linen  dari ruang perawatan ke CSSD yang akan dilakukan sterilisasi.

 

TUJUAN

Agar serah terima alat, instrument, linen berjalan dengan efektif dan efisien

 

KEBIJAKAN

Pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, Depkes RI 2007.

Pedoman Pelayanan CSSD 2009

 

PROSEDUR

  1. Alat yang akan disteril ditaruh dalam wadah tertutup dibawa ke  CSSD.Protap Serah Terima  Alat Yang Akan Disteril
  2. Isi form permintaan sterilisasi seperti tanggal pengiriman, nama alat,dan  jumlah alat  rangkap 3 (tiga).
  3. Lakukan serah terima alat dengan cara menandatangani form serah terima.
  4. Lakukan pengecekan ulang mengenai nama alat, dan jumlah alat yang diserahkan.
  5. Form yang telah diisi; lembar pertama dan kedua dikembalikan ke pengirim, sedangkan lembar ke tiga disertakan pada alat setelah disterilisasi.
  6. Lembar form pertama dan kedua yang dibawa ke ruangan disimpan, dan dibawa pada saat pengambilan alat yang sudah disteril.

 

UNIT TERKAIT

Petugas CSSD, Ruangan , OK

 

 

PostHeaderIcon Pengoperasian Automatic Cutting and Sealing Machine

Pengoperasian Automatic Cutting and Sealing Machine

 

PENGERTIAN

Automatic Cutting & Sealing Machine merupakan peralatan yang digunaksan untuk  membuat kemasan (pembungkus) instrumen yang akan di steril dalam alat autoclave.

 

TUJUAN

Sebagai panduan dalam menggunakan Automatic Cutting & Sealing Machine secara benar dan tepat.

 

KEBIJAKAN

  1. Penggunaan Automatic Cutting & Sealing Machine hanya dilakukan sesuai indikasi / ketentuan atau instruksi KA. INST.
  2. Setelah digunakan, Automatic Cutting & Sealing Machine harus disimpan dalam keadaan bersih dan rapi.

 

PROSEDUR

  1. Hidupkan alat, tekan tombol Power dari posisi O ke I (indictor / tombol Power menyalaautomatic packing sealing berwarna Hijau).
  2. Pasangkan kantong kemasan pada alat, kantong kemasan akan otomatis tertarik.
  3. Setting panjang kantong kemasan yang akan digunakan dengan menekan tombol LENG (indicator LENG menyala). Ukuran panjang kantong kemasan dalam satuan cm (centimeter), nilainya dapat diubah dengan menekan VELUE ˄
  4. Setting jumlah kemasan yang akan diperlukan dengan menekan tombol quality, nilainya dapat diubah dengan menekan VALUE  ˄
  5. Setting suhu alat dengan menekan tombol TEMP dan tunggu sampai suhu pada disply menunjukan angka 192-195 ⁰
  6. Atur pintu ( sealing guide ) ke atas sehingga lampu indikator cutting menyala.
  7. Tunggu beberapa saat sampai indicator READY menyala.
  8. Tekan tombol start untuk memulai proses cutting .
  9. Untuk melakukan sealing, turunkan pintu ( sealing guide ) sampai indikator sealing menyala.
  10. Masukkan ujung pouches yang telah terisi instrument sampai lampu tanda sealing menyala.
  11. Tekan /injak tombol FOOT Switch sampai mesin melakukan sealing.
  12. Tarik kembali pouches yang sudah dilakukan sealing.
  13. Matikan mesin jika selesai digunakan.

 

UNIT TERKAIT

Petugas CSSD

 

PostHeaderIcon Protap Pengemasan Alat Untuk Disterilkan

Protap  Pengemasan Alat Untuk Disterilkan

 

 

PENGERTIAN

Protap pengemasan alat untuk disterilkan adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk melindungi alat pada proses sterilisasi dan mempertahankan kondisi steriil alat tersebut agar terjaga sampai proses penggunaan.

 

TUJUAN

  1. Agar penetrasi berlangsung efektif terhadap isi kemasan.
  2. Agar sterilitas kemasan tetap terjamin sampai kemasan tersebut dibuka untuk digunakan.
  3. Agar tidak terjadi kontaminasi terhadap isi kemasan setelah kemasan tersebut disterilkan.

 

KEBIJAKAN

Pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, Depkes RI 2007.

Pedoman Pelayanan CSSD 2009

 

PROSEDUR

  1. Pastikan instrument sudah bersih dan kering.
  2. Pilih bahan pengemas (linen, kertas, pouches, tromol).
  3. Pengemasan dengan linen atau kertas :
  • Susun dua lembar linen atau kertas pembungkus.Prosedur Pengemasan Alat  Yang Akan Disteril
  • Taruh bahan alat diatas linen dengan rapid an tidak berjejal.
  • Beri indicator internal pada posisi mudah terlihat saat dibuka.
  • Bungkus dengan lipatan linen terpisah antara pembungkus dalam dan luar seperti sampul  surat sehingga bila pembungkus luar dibuka, kemasan masih dalam posisi terbungkus.
  1. Beri tape indicator eksternal dan ikat dengan tali untuk mengikat kemasan.
  2. Pengemas dengan pouches :
  • Pastikan plastic pouches tidak bocor.
  • Masukan alat dengan hati-hati sehingga tidak menembus pouches.
  • Susun alat berjejer sedemikiansehingga terlihat rapid an tidak berjejal.
  • Beri indicator internal pada posisi warna indicator dapat terlihat dari luar.
  • Kemas alat dalam pouches dengan cara mengepres dengan mesin pouches.
    1. Pengemasan dengan container ( tromol ) :
  • Lapisi bagian dalam tromol dengan linen satu lapis dan lubang tromol dalam posisi terbuka.
  • Letakkan alat dalam tromol dengan rapi sehingga tidak berjejal.
  • Beri indicator internal pada posisi yang mudah terlihat.
  • Tutup tromol dengan cara mengunci.
    1. Beri label sesuai protap pelabelan..
    2. Lakukan sterilisasi sesuai prosedur.

 

UNIT TERKAIT

Petas CSSD,OK

 

 

Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net

Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net

Tukar Link ?
Copy kode dibawah ini, kemudian paste di blog Anda:


Tampilan akan seperti ini :

Langganan Artikel
Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz
Menu Anak

Copyright © 2008 - 2017 NursingBegin.com.