PostHeaderIcon Anak Sulit Makan


Mungkin Anda sendiri mengalaminya saat  memberi makan si buah hati susahnya minta ampun. Mulai dari tidak mau makan, tidak mau membuka mulut, mengulum makanan namun tidak ditelan, memuntahkan makanannya kembali, kesulitan dalam mengunyah atau menelan makanan, hanya menyukai beberapa jenis makanan saja, bahkan sampai memakan benda-benda yang tidak layak untuk dimakan. Ditambah lagi kecemasan orang tua akan tidak terpenuhinya kecukupan gizi, energi untuk proses tumbuh kembangnya.

anak-sulit-makanTidak usah terlalu cemas berlebihan menghadapi situasi ini, jika anak masih tampak aktif dan bahagia berarti kebutuhan energi masih terpenuhi. Namun jika situasi tersebut terjadi berulang-ulang dalam waktu yang cukup lama, maka perlu diperhatikan dampak yang akan terjadi.

Pertama-tama yang kita lakukan adalah mencari tahu penyebab anak tidak mau makan.
Banyak hal yang menyebabkan anak susah makan. Karena bagi anak, saat makan itu bukan hanya pemenuhan gizi tetapi juga saat penuh tantangan, rasa ingin tahu, berlatih, belajar.

Penyebab masalah kesulitan makan pada anak dapat berupa :
Faktor organik ;

Meliputi rongga mulut (sariawan di bibir, gusi, lidah, rongga mulut), tumbuh gigi, gangguan usus dan organ-organ tubuh yang berhubungan dengan pencernaan, yang dipengaruhi oleh sistem saraf.

Faktor nutrisi ;

Pengetahuan ibu atau pengasuh dalam menentukan jenis, jumlah makanan yang diberikan kepada anak sesuai perkembangan usianya.

Faktor psikologis ;

Sering kali menjadi hambatan dalam perkembangan keterampilan makan anak. Sikap suka memaksakan makanan menyebabkan bayi/ anak merasakan proses makan sebagai saat yang tidak menyenangkan , berakibat timbulnya rasa anti terhadap makanan. Sering kali timbul masalah pada ibu mengenai hal tentang masalah sosio-kultural dan aturan makan yang ketat / berlebihan , sikap yang terlalu obsesif dan overprotektif sehingga menimbulkan respon negatif dari anak.

Tips Menghadapi anak yang tidak mau makan

Anak terkadang bosan dengan menu makan atau penyajian makanan.
Menu makan yang itu-itu saja akan membuat anak bosan dan malas makan. Belum lagi cara penyajian makanan yang campur aduk antara lauk pauk  ( makanan diblender )  jadi satu. Sama seperti orang dewasa, kalau kita makan dengan menu yang sama tiap hari dan disajikan dengan campur aduk, pasti akan malas makan. Begitu juga dengan pengenalan makanan kasar.

Tips : variasikan menu makan anak. Jika perlu buat menu makan anak minimal  selama 1 minggu untuk mempermudah ibu mengatur variasi makanan. Jadi tergantung pinter-pinternya ibu memberikan makanan bervariasi. Seperti kalau anak yang tidak  mau nasi, bisa diganti dengan roti, makaroni, pasta, bakmi, dan sebagainya. Penyajian makanan yang menarik juga penting sekali. Jangan campur adukkan makanan. Pisahkan nasi dengan lauk pauknya. Hias dengan aneka warna dan  bentuk.  Jika perlu cetak makanan dengan cetakan kue yang lucu.

Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan

Ngemil menjelang jam makan menyebabkan  anak tidak merasa lapar. Seperti permen, minuman ringan, coklat, hingga snack ber-MSG, dan sebagainya. Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah merasa kenyang.

Tips : Atur makanan selingan atau cemilan jauh sebelum waktu makan tiba. Beri juga cemilan yang sehat seperti potongan buah, sayur kukus, keju, yoghurt, es krim, cake buatan ibu, dan sebagainya.

Minum susu terlalu banyak
Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan yang bisa menggantikan makanan utama seperti nasi, sayur dan lauk pauknya Orang tua cenderung kurang sabar memberikan makanan kasar. Atau orang tua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti dengan susu. Akhirnya, daripada perut si anak tidak kemasukan makanan, diberikan saja susu berlebihan. Padahal setelah anak berusia 1 tahun, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Sebenarnya kalsium dan fosfor ini dengan mudah kita dapatkan dalam ikan-ikanan, sayur dan buah.

Tips : sebaiknya kurangi susu. Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah melatih anak dengan berbagai jenis makanan.

Terpengaruh kebiasaan makan orang tua
Anak suka meniru apa yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya, terutama orang tuanya. Banyak perilaku yang dilakukan orang tuanya yang mempengaruhi perilaku makan anak. Misalnya  anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang malas makan (misalnya diet), akan mengembangkan perilaku malas makan juga padaa si anak. Perilaku lainnya, sering kita jumpai orang tua masih menyuapi anak yang sudah kelas V SD. Akibatnya anak tidak terlatih untuk bisa makan sendiri. Perilaku makan yang kurang pas juga seperti kebiasaan orang tua ketika menenangkan anak yang sedang rewel dengan cara membelikan jajanan yang padat kalori (permen, minuman ringan, coklat, dan sebagainya.). Akibatnya anak kekenyangan dan malas makan.

Tips : perhatikan dan ubah kebiasaan dan perilaku orang tua kapanpun, termasuk perilaku makan. Ingat, anak merekam, belajar dan menerapkan semua hal yang ia dapat dari lingkungan sekitarnya, terutama orang tuanya. Biarkan anak mencoba memakan makanan sendiri sejak dini, tanpa disuapi. Tidak perlu takut berantakan. Kan tidak berantakan berarti tidak belajar.

Munculnya sikap negativistik pada anak
Pada usia lebih dari 2 th, anak sering membangkang / tidak mau patuh. Saat makan tiba, anak terkadang bilang tidak mau, makanannya suka dilepeh atau dilempar, dan sebagainya. Ini disebut sikap negativistik. Sikap negativistik merupakan fase normal yang dilalui tiap anak usia balita. Sikap ini juga suatu bagian dari tahapan perkembangannya untuk menunjukkan keinginan untuk independent . Jadi batita umumnya ditandai dengan “aku”, artinya segala sesuatunya harus berasal dari “aku” bukan dari orang lain. Nah banyak orang tua yang tidak memahami hal ini, sehingga akibat terlalu khawatir kecukupan gizi anak tidak terpenuhi, orang tua biasanya makin keras memaksa anaknya makan. Ada orang tua yang mengancam anaknya bahkan hingga memukul. Cara-cara tersebut harus dihindari.

Justru semakin anak pada usia ini dipaksa, justru akan makin melawan (sebagai wujud negativistiknya) . Realisasinya apalagi kalau bukan penolakan terhadap makanan. Bisa dimaklumi kalau ada orang yang sampai dewasa enggan makan nasi atau sama sekali tak menyentuh daging. Bisa jadi sewaktu masih kecil yang bersangkutan sempat mengalami trauma akibat perlakuan orang tuanya yang selalu memberinya makan secara paksa.

Tips : Pahami kondisi anak dengan baik. Jadilah orang tua yang otoritatif. Artinya bersikap tidak memaksa, tetapi juga tidak membiarkan begitu saja. Bina komunikasi yang baik dengan anak. Bersabarlah menghadapi anak.

Anak sedang sakit / sedih
Anak tidak mau makan dapat juga disebabkan karena anak sedang sakit atau sedang sedih. Kalau semula anak terlihat aktif, riang dan cerewet, maka disaat sakit ia lebih suka diam dan terlihat malas-malasan.

Tips : Kembali pada konsep bina komunikasi yang baik. Jangan paksakan anak kalau tidak mau makan. Beri makanan ringan yang padat kalori, seperti makaroni skutel, dan sebagainya.

Yang jelas dan perlu diingat baik-baik oleh tiap orang tua adalah, seberapapun anak tidak mau / susah makan, ia tidak akan membiarkan dirinya kelaparan ! Selama mentalnya sehat. Artinya, begitu ia kelaparan, maka ia akan makan.

Tetap kreatif mengolah dan menyajikan makanan, bina komunikasi yang baik, terus belajar menjadi orang tua dan memahami kondisi anak, dan bersabar.

Artikel yang Berhubungan

Tips Menu Makanan Anak

Tips Diet Maag

Tips Agar Anak Doyan Makan


25 Responses to “Anak Sulit Makan”

  • arienta says:

    iya kalau kita menerapkan pola makan yg salah anak kita bisa ga suka makan atau malah suka makan yg mengakibatkan obesitas

  • irene says:

    iya kita hrs menjaga agar ga ngemil apalgi yg mengandung msg ataupun mengandung gula tambahan

  • cynthia says:

    wah anak ga suka makan sama yg menyebabkan obesitas hampir sama ya suka ngemil makanan manis dan ber msg kl saya sie dr susunya saya selalu kasih yang ga ada gula tambahannya

  • dian says:

    emang nih ngemil tuh jd kebiasaan buruk, anakku juga lebih suka ngemil dibanding makan nasi, takutnya anak gendut karna cemilan yg banyak mengandung gula tambahan

  • desy says:

    anakku susah makan,maunya nyusu trus, karna ga mau makan akhirnya aku kasih aja susu yg banyak biar ga kelaparan, eh ternyata malah ga boleh yah, abis ga tega klo anak sampai lapar. Hasilnya anakku sih termasuk gendut yah, kata orang gendut susu ga sehat, hiks…

  • yuanita says:

    waks…ga sadar klo anakku ternyata susah makan karna suka ngemil bareng daku, hiks….harus ubah kebiasaan ngemil neh, pantesan mak ama anak bbnya agak tinggi,hheheh

  • vani says:

    dulu anakku ga mau makan karena minum susunya kebanyakan dan rasa terlalu manis jadi perutnya kekenyangan sebelum dia makan nasi…makanya pas aku ganti susu yg ga manis dan pola makannya, anakku makannya ga sulit lagi tu

  • rissa says:

    anakku paling senang makan rame-rame jadi sekarang selain makan jadi teratur juga waktu kumpul keluarga lebi sering….

  • ayu says:

    aku selalu kawatir anakku kelaparan jadi setiap 2 jam aku kasi makan hasilnya setiap makan siang atau malam perutnya uda kepenuhan….pas aku ubah pola makannya ternyata berhasil…beberapa jam sebelum makan padat aku ga kasi apa” dan hasilnya dia lapar dan minta makan sendiri :)

  • Inggrid says:

    Terima kasih tips nya…help me a lot

  • Nacissa says:

    klo sy sih biasanya kasih susu ajah (klo susah makannya gi kumat) nah makanya krn susunya byk jd sy cari yg gak manis

  • Love nyca says:

    oo gitu yah alasan anak susah makan.
    anak saya sih kebetulan gak..tapi susunya jg kuat..hehehe.
    makanya sebisanya memberi susu tanpa gula tambahan.

    trims y buat infonya

  • DIna says:

    aku selalu bingung kalau mau kaish makan anakku, suka susah makan, tapi gilirannya di kasih cemilan lahap bener makannya.Mungkin bener kesalahan aku adalah kasih cemilan terlalu banyak sehingga sang anak ga mau makan lagi. aku akan coba ikutin tips diatas, semoga bisa membantu aku.

  • Yulia says:

    Thanks ya untuk tips n info nya. anakku tipe susah makan juga, suka di emut lama bgt makanannya, takut nanti ga ada gizi lagi makanannya setelah lama di emut. akan aku coba untuk mengganti bentuk makanannya kelebih menarik lagi.

  • Yuni says:

    anak aku juga dulunya susah bgt kalau disuruh makan aku akalin aja dengan bentuk makanan yang menarik dan menggunakan alat makan yang lebih menarik, lumayan juga sih kalau sekarang waktu nya makan dah ga main kucing2an lagi sama si kecil.boleh dicoba tips diatas.

  • Maya says:

    paling sedih emang kalo anak lg sakit trus ga mau makan, tapi kalau nayla anakku, dia masih mau minum susu sih jadi aku lebih tenang sedikit.

  • Winnie says:

    kalo anaknya suka nyusu, hati2 dgn susunya ya bunda.. sekarang banyak mengandung gula tambahan dan pengawet.. harus pilih2..

  • amarilis says:

    kalau anak saya kadang2 suka gak mood makan nasi,jadi suka saya ganti dengan roti atau kentang..dan untuk mencukupi kebutuhan gizinya,saya kasi dia susu..
    tapi saya pilihkan susu yg tidak ada gula tambahannya,agar giginya tetap terawat dan tidak memicu obesitas..

  • puspa says:

    jika keadaan anak tidak doyan makan berlangsung lama,akan dapat menghambat tumbuh kembangnya..
    jadi biar perut anak gak sampai kosong..biasanya saya kasi anak saya susu karena nutrisi nya yang lengkap..tapi karena di keluarga ada keturunan diabetes,saya beri anak saya susu yg non added sugar..biar bisa meminimalkan resiko diabetes..

  • siti nabila says:

    mungkin anak kita masih merasa kenyang sehingga tidak punya nafsu makan, coba deh bunda kurangi susunya. Ada pula susu yang menyebabkan anak merasa kenyang, nggak enak saya nyebut mereknya disini, tapi pengalaman saya begitu. Setelah susu saya ganti dan frekuensinya saya kurangi, syukurlah dia mulai nafsu makan lagi. Makanan manis-manis juga membuat anak kenyang terus. Sebaiknya kurangi yang manis-manis termasuk memberi susu yang tanpa mengandung gula

  • anissa zhafira says:

    Saya menyiasati anak saya disuap dengan sendok kecil. Selain itu ngemil jajajan sangat dibatasi, kalau bisa tidak diberi camilan. Dirumah saya tidak pernah menyediakan biskuit, permen. Ketika anak merasa lapar, disitulah kesempatan saya menyuapi dengan makanan yang kandungan nutrisinya sehat dan tidak manis

  • miranthy says:

    Selera makan anak ternyata tidak hanya dipengaruhi oleh masalah menu, tetapi ada faktor-faktor yang selama ini diluar dugaan saya. Terima kasih artikelnya bagus sekali. Anak memang tidak perlu harus gendut, nanti malah mengundang macam-macam penyakit. Saya setuju jangan dibiasakan ngemil yang manis dan diberi susu yang tanpa gula

  • melinda says:

    saya biasa memberikan anak susu minimal 3 gelas sehari..nafsu makannya tetap terjaga karena susunya tidak mengandung gula tambahan jadi tidak menimbulkan efek kenyang palsu yg menurunkan nafsu makannya..

  • neneng roisa says:

    anak saya sering gak mau makan dan susu, namun masih netek padahal usia 2 tahun 3 bulan. sering kali jd gregetan n pernah saya paksa tapi ujung-ujungnya jadi melawan n dikit-dikit nangisan klo di suruh makan. apa ya solusinya ?….. apa lagi waktu pagi terburu-buru kerja n anak rewel makannya…

  • ay says:

    pengalamanku sama persis dengan ibu neneng roisa, kira kira apa ya solusinya ???? udah bingung banget nih, kalo ada yg bida bantu email aku yah…

Leave a Reply

*

Download ASKEP

Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net

Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net

Tukar Link ?
Copy kode dibawah ini, kemudian paste di blog Anda:


Tampilan akan seperti ini :

Langganan Artikel
Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz
Menu Anak


Copyright © 2008 - 2014 NursingBegin.com.