Archive for the ‘Tips Sehat’ Category

PostHeaderIcon Tips Mengatasi Kantung Mata Dan Mata Panda Secara Alami

Tips Mengatasi Kantung Mata Dan Mata Panda Secara Alami

Tips Mengatasi Kantung Mata Dan Mata Panda Secara Alami. Penampilan merupakan kesan pertama seseorang yang mencerminkan jati diri mereka. Jika penampilan kurang meyakinkan tentu saja orang lain mengira Anda seorang yang kurang meyakinkan.
Lingkaran gelap di sekitar mata atau sering disebut mata panda, juga masalah kantung mata sebagai contoh masalah yang dapat mengganggu penampilan seseorang yang bisa berdampak pada menurunnya rasa percaya diri sampai menurunnya kinerja seseorang.
Hal yang terjadi pada mata panda dan kantung mata adalah masalah di daerah sekita mata mengalami sedikit pembengkakan, kulit menjadi kendor dan berwarna lebih gelap dibandingkan daerah sekitarnya.

Beberapa penyebab mata panda atau lingkaran gelap mata dan kantung mata antara lain :
1. Kurang tidur
2. Kondisi tubuh kurang fit
3. Terlalu lama bekerja di depan komputer

 

Cara mengatasi mata panda dan kantung mata secara tradisional adalah :

1. Parutan umbi kentang.mengatasi kantung mata

Kandungan umbi kentang yang banyak mengandung polifenol, karotenoid, serta vitamin C baik untuk mengurangi inflamasi atau peradangan serta peremajaan kulit.
Caranya : ambil satu buah kentang mentah, kupas kulitnya kemudian diparut sampai halus. Taruh dalam kain tipis kemudian gunakan untuk kompres di area sekitar mata kurang lebih selama 30 menit. Atau boleh langsung dioleskan di sekitar mata dalam posisi tidur terlentang. Setelah itu cuci muka dengan air sampai bersih.

2. Parutan bengkoang.
Kandungan air dalam bengkoang berfungsi untuk menyegarkan kulit, juga kandungan vitamin B1 dan vitamin C dalam bengkoang baik untuk kesehatan kulit.
Caranya : seperti cara diatas, kupas satu buah bengkoang, kemudian diparut hingga halus. Masukkan ke dalam kain tipis kemudian gunakan untuk kompres di sekitar mata kurang lebih selama 30 menit. Atau boleh langsung dioleskan di sekitar mata dalam posisi tidur terlentang. Setelah itu cuci muka dengan air sampai bersih.

3. Parutan mentimun.
Buah mentimun sangat baik menghilangkan lingkaran gelap di sekitar mata karena sifat buah timun sebagai astringen yang berfungsi memperlancar peredaran darah.
Caranya : seperti cara diatas, kupas buah mentimun kemudian diparut hingga halus. Oleskan disekitar area mata, tunggu sampai 30 menit dalam posisi tidur terlentang. Setelah itu cuci muka dengan air mengalir hingga bersih.

4. Teh celup bekas.
Setelah Anda meminum teh celup, jangan buang kantung bekas teh tersebut. Karena teh mengandung manfaat yang baik mengatasi lingkar hitam mata. Teh mengandung zat tannin yang berfungsi mengecilkan pembuluh darah serta mengencangkan kulit. Sehingga dapat mencegah inflamasi kulit sekitar mata.
Caranya : kantung teh bekas dua buah disimpan dulu semalam dalam kulkas.Setelah itu digunakan untuk kompres di area sekitar mata dua kali sehari selama masing-masing 15 menit.

5. Krim mata.
Dapat menggunakan krim mata terutama yang mengandung kolagen, dan vitamin C karena berfungsi dalam sistem regenerasi sel kulit, mencerahkan serta mengencangkan kulit. Krim ini bisa digunakan pagi dan malam hari dengan mengoleskan di area sekitar mata.

6. Es Batu.
Es batu memberikan efek dingin yang berfungsi mengecilkan pori-pori dan pembuluh darah baik digunakan untuk mengurangi inflamasi di daerah sekitar mata.
Caranya : es batu secukupnya dibungkus dengan kain tipis, gunakan untuk kompres di daerah mata. Lakukan selama kurang lebih 10 menit.

Dalam melakukan perawatan langsung di daerah sekitar mata, sebaiknya dilakukan secara teratur dan terus-menerus sampai keluhan dirasa berkurang. Disamping itu diperlukan juga perawatan dari dalam dengan cara minum air putih secukupnya kurang lebih delapan gelas tiap hari, perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran serta tidak kalah pentingnya yaitu olah raga secara teratur setiap dua hari sekali masing-masing selama 60 menit, istirahan yang cukup jangan terlalu banyak begadang.

 

 

 

 

 

PostHeaderIcon Cara Memotong Kuku Jari Yang Benar

Cara Memotong Kuku Jari Yang Benar

 

Cara Memotong Kuku Jari Yang Benar. Kuku merupakan organ tubuh manusia yang berguna untuk melindungi saraf-saraf yang berada di ujung jari.  Tanpa disadari kuku merupakan tempat yang bagus bagi pertumbuhan kuman dan cacing, terutama kuku kaki yang bersentuhan langsung dengan tanah. Karena organ tubuh ini begitu penting, maka kita wajib merawatnya.

Kesehatan kuku jari bisa sebagai tolak ukur dalam menilai kebersihan, perawatan diri, status gizi bahkan status psikologis seseorang. Kuku yang kotor, tidak terawat, dan panjang selain tidak sedap dipandang, juga dapat mengganggu pergerakan, menimbulkan cedera, bahkan infeksi.

Definisi Kuku

Kuku terdiri dari sel epidermis yang mati kemudian mengeras dan berubah bentuk, tumbuh di ujung jari. Akar kuku merupakan pangkal kuku yang tertanam di dalam kulit dekat tulang jari. Pada umumnya kuku berwarna kemerahan akibat dari banyaknya pembuluh darah kapiler di bawah permukaannya.

Kuku manusia selalu tumbuh tanpa batas, pada kuku tangan kecepatan pertumbuhannya mencapai setengah sampai satu setengah milimeter dalam satu minggu, sedangkan kuku kaki hanya seperempat dari kecepatan pertumbuhan kuku tangan. Pertumbuhan kuku dipengaruhi tingkat asupan nutrisi, terutama kalsium.

Jika diteliti secara kimia, jaringan kuku sama dengan rambut yang terbentuk dari keratin protein yang banyak mengandung sulfur.

Manfaat Kuku

Kuku berfungsi untuk melindungi ujung jari yang penuh dengan reseptor jaringan saraf, serta dengan adanya kuku dapat meningkatkan daya sentuhan jari karena ujung jari sendiri terdiri dari kulit yang lembut.

Alat Dan Bahan untuk Memotong Kuku

  • Gunting kuku, sebaiknya yang tajam, karena gunting kuku yang tidak tajam membuat ujung kuku tidak rata.cara-memotong-kuku-yang-benar
  • Waskom yang berisi air hangat  (air hangat yang berisi perasan jeruk jika ada).

Cara Memotong Kuku

  • Sebelum kuku dipotong, rendam dulu jemari tangan atau kaki yang akan dipotong dalam air hangat selama 10 menit. Hal ini berfungsi untuk membuat kuku lebih lembut dan mudah dipotong.
  • Guntinglah kuku di bawah sinar yang terang agar Anda dapat melihat jelas bagian yang masih kurang rapi.
  • Potong kuku dengan arah melengkung sesuai bentuk jari.
  • Hindari menarik kuku saat belum terpotong sempurna. Hal ini dapat membuat kuku terkelupas dan jari bisa terluka.
  • Jangan memotong kuku terlalu pendek. Lapisan kulit di bawah kuku sangat lembut, jika tidak terlindungi, lapisan tersebut akan mudah iritasi.
  • Setelah memotong kuku, gunakan kikir kuku untuk merapikan ujung kuku yang tajam.

 

Cara Membersihkan Kuku Sehari-hari

Untuk membersihkan kuku, dapat dilakukan dengan merendam kuku dalam air hangat yang dicampur dengan perasan air jeruk nipis dam madu. Rendam tangan atau kaki selama kurang lebih 15 menit. Air hangar dapat membuat kulit di sekitar kuku menjadi lunak sehingga mudah untuk dibersihkan, khususnya pada daerah pinggir kuku yang sering dimasuki kotoran.  Air jeruk mengandung astringent yang dapat menghilangkan warna kusam, sedangkan madu kaya akan nutrisi yang dibutuhkan sel-sel kuku.

Gunakan pisau kuku untuk membersihkan daerah pinggir kuku.  Jangan menggunakan alat yang lain (ujung pisau dapur, ujung gunting kertas, karena dapat membuat jari luka).

Untuk menjaga kesehatan kuku dari dalam dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi seperti susu dan keju.

 

Hati-Hati Menggunakan Pewarna Kuku

Jangan menggunakan pewarna kuku, meskipun mampu meningkatkan penampilan. Zat yang terkandung pada pewarna kuku dapat mematikan sel kuku. Jika memang terpaksa menggunakan pewarna kuku, gunakan yang terbuat dari bahan alami.

PostHeaderIcon Pola Hidup Sehat Untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Dalam dua dekade terakhir rata-rata laki-laki yang terserang penyakit jantung koroner mengalami pergeseran ke usia lebih muda yaitu 45 tahun ke bawah, dibandingkan rata-rata usia sebelumnya yaitu 45 tahun ke atas untuk laki-laki dan 50 tahun ke atas untuk perempuan. Kini penyakit jantung koroner (PJK) menjadi pembunuh nomor satu dunia terutama di negara dengan kehidupan perekonomian yang maju, misalnya negara Amerika Serikat.

Menurut data di RS Jantung Harapan Kita (1999) penderita yang berobat karena penyakit jantung koroner naik sekitar 10% dari tahun sebelumnya.

Terjadinya Penyakit Jantung Koroner (PJK)

Jantung merupakan organ yang vital bagi tubuh, yang berfungsi sebagai pompa darah agar darah dapat mengalir ke kesehatan jantungseluruh tubuh. Organ ini sebesar genggaman tangan kiri pemiliknya, terdiri dari otot yang bekerja secara otomatis.  Dalam 24 jam jantung mampu berdenyut sebanyak 100800 kali atau sekitar 70 kali per menit yang memompa darah sebanyak 7000  liter per hari keseluruh tubuh melalui pembuluh darah.

Jika pola makan kita berlebihan apalagi makanan banyak mengandung kolesterol, maka akan terjadi arterosklerosis yaitu proses terjadinya endapan lemak di dinding pembuluh darah jantung, sehingga lama-kelamaan pembuluh darah jantung kian menyempit bahkan tersumbat. Akibat sumbatan ini menyebabkan tidak adanya pasokan darah dan oksigen ke otot jantung. Peristiwa inilah yang mengakibatkan nyeri dada yang dirasakan oleh penderita penyakit jantung koroner.

Gejala Penyakit Jantung Koroner (PJK)

  • Rasa nyeri di dada, seperti tertekan benda berat, terasa diremas-remas, kadang dada terasa panas (angina pectoris) bahkan sampai sesak nafas.
  • Rasa nyeri seringkali dirasakan tidak hanya di dada saja, bahkan dapat menjalar sampai ke leher, rahang bawah, bahu, ulu hati, lengan atas.
  • Nyeri dada biasanya dirasakan setelah melakukan kegiatan seperti olah raga, menaiki tangga, dan nyeri akan berkurang jika penderita istirahat.
  • Jika penyumbatan pembuluh darah koroner sudah berat atau lebih banyak, maka rasa nyeri dapat dirasakan saat istirahat.
  • Selain nyeri, penderita biasanya juga mengeluh kepala melayang atau sempoyongan, keluar keringat dingin, sesak nafas, mual muntah seperti masuk angin atau seperti sakit maag, dan pada kasus yang berat dapat menyebabkan penderita jatuh pingsan.
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki karena tidak lancarnya aliran pembuluh darah.

Jika aliran darah jantung tersumbat maka otot jantung tidak mendapatkan pasokan darah dan oksigen, menyebabkan terjadinya kematian otot jantung (infark miokard). Semakin luas infarknya maka jantung tidak mampu menjalankan fungsinya sebagai pompa darah. Maka terjadilah suatu kondisi yang disebut gagal jantung.

Faktor Resiko Penyakit Jantung Koroner (PJK)

Usia dan jenis kelamin. Usia 45 tahun ke atas, terutama pria.

Pola makan. Makan makanan yang banyak mengandung kolesterol, seperti makanan siap saji (fast food) yang banyak mengandung lemak jenuh dan kurang serat.

Merokok. Asap rokok mengandung nikotin yang dapat merangsang dibentuknya hormon adrenalin dalam tubuh. Hormon ini mengganggu metabolisme lemak sehingga meningkatkan kekentalan darah.

Kurang beraktifitas / olah raga. Kurangnya aktivitas fisik menimbulkan penimbunan kalori dalam tubuh. Pembakaran 2000 kalori tubuh dalam seminggu dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner dan memperpanjang harapan hidup dua tahun lebih panjang (dr. Ralph Paffenbarger, Stamford Medical School, AS). Dalam seminggu kita dapat melakukan joging sejauh 32km, atau jalan pagi ditambah bersepeda, berenang, atau berkebun.

Kegemukan (obesitas). Berat badan berlebihan dapat menyebabkan kian beratnya beban jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh, dan timbunan lemak termasuk di dinding pembuluh darah jantung, mengganggu efisiensi denyut jantung.

Tekanan darah tinggi (hipertensi). Arterosklerosis menyebabkan menyempitnya diameter pembuluh darah, sehingga memaksa jantung bekerja lebih berat dalam mengalirkan darah, tekanan darah menjadi meningkat.

Kencing manis (diabetes). Pada penderita diabetes memiliki resiko dua kali lebih mudah terserang penyakit jantung koroner, karena lebih mudah mengalami penyumbatan pembuluh darah koroner.

Faktor psikologis / stress. Dalam kondisi stress, merangsang terbentuknya adrenalin, yang memacu peningkatan kerja jantung.

Pemeriksaan Yang Perlu Dilakukan

Ada beberapa pemeriksaan yang akan dilakukan oleh dokter untuk mengetahui kesehatan jantung, apabila kita memiliki beberapa faktor resiko seperti di atas, yaitu:

Tes EKG (elektro kardio grafi). Dalam tes ini, kita akan dipasangkan alat di dada, kemudian akan dilakukan perekaman aktifitas listrik jantung. Dalam tes ini dapat ditentukan kelainan atau masalah dalam jantung. Lama tes EKG hanya beberapa detik saja, kita hanya perlu berbaring rileks, dan tidak terasa apa-apa.

Treadmill. Dalam tes ini, kita disuruh berlari diatas papas yang berjalan, sambil terpasang alat pada dada. Tes berlangsung selama beberapa menit, sambil dimonitor denyut jantung selama berlari. Jika suatu saat dada terasa sesak, nyeri atau capek langsung dihentikan.

Pemeriksaan darah. Terutama kadar kolesterol (LDL, HDL), kadar triglisirida. Kadar kolesterol total jangan melebihi dari 200 mg/dl. Kadar LDL ( kolesterol jahat) tidak boleh diatas 150 mg/dl. Kadar HDL (kolesterol baik) sebaiknya diatas 35 mg/dl. Kadar kolesterol total dibagi HDL hasilnya tidak boleh lebih dari 4,5. Kadar trigliserida tidak boleh lebih dari 200 mg/dl.

Kateterisasi (arteriografi). Tes ini dengan memasukkan kateter kecil berdiameter 2 mm menuju jantung melalui pembuluh darah di paha atau lengan. Tujuan pemeriksaan ini adalah mengetahui adanya penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah jantung, fungsi katup jantung maupun gangguan otot jantung. Tes ini berlangsung kurang lebih 30 menit.

Ekokardiografi. Pemeriksaan ini mirip dengan pemeriksaan USG pada ibu hamil. Dimana pemeriksaan menggunakan pantulan gelombang suara frekuensi tinggi. Akan tampak pola gerakan jantung, gerakan masing-masing katup jantung, ukuran rongga jantung, ketebalan dinding, dan sebagainya.

Pola Hidup Sehat Untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Pola hidup yang salah merupakan penyebab berbagai penyakit dalam tubuh. Maka dari itu, mulai sekarang, mulai hari ini, mari kita membiasakan diri mengikuti gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan jantung kita. Tindakan kita sekarang menentukan kesehatan kita esok.

  • Diet yang benar. Hindari makanan yang mengandung kadar kolesterol tinggi, seperti daging yang berlemak, jeroan, kuning telur, kulit ayam, gorengan. Kurangi pemberian garam dalam makanan sehari-hari. Kurangi minum kopi dan minuman beralkohol. Hindari ngemil sebelum tidur. Perbanyak makanan yang mengandung serat seperti sayuran dan buah-buahan.
  • Tidak boleh merokok, karena selain beresiko terkena kanker, merokok meningkatkan resiko 6,9 kali terkena penyakit jantung koroner dibandingkan yang tidak merokok.
  • Menjaga berat badan agar tidak berlebihan.
  • Olah raga secara teratur. Misalnya jalan kaki, jogging, renang tiga kali seminggu.
  • Periksa tekanan darah, kadar kolesterol, kadar gula darah secara teratur.
  • Hindari stress dengan hidup santai dan penuh syukur kepada Tuhan.
  • Biasakan mengikuti pola hidup seimbang, antara kerja, istirahat dan makan.

Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net

Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net

Tukar Link ?
Copy kode dibawah ini, kemudian paste di blog Anda:


Tampilan akan seperti ini :

Langganan Artikel
Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz
Menu Anak

Copyright © 2008 - 2017 NursingBegin.com.