PostHeaderIcon Protap Penyimpanan Barang Steril

PROTAP  PENYIMPANAN BARANG STERIL

 

PENGERTIAN

Protap penyimpanan barang steril adalah suatu proses yang dilakukan agar bahan yang telah steril tetap terjaga kesterilannya dan disimpan pada suatu tempat tertentu.

 

TUJUAN

  1. Agar bahan yang telah disterilkan agar tetap steril sampai proses pengunaan.
  2. Menghindari terkontaminasi barang.

 

KEBIJAKAN

  1. Pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, Depkes RI 2007.
  2. Pedoman Pelayanan CSSD 2009

 

PROSEDUR

  1. Alat yang sudah steril disimpan di ruang penyimpanan khusus alat steril.protap penyimpanan barang steril
  2. Seting suhu di ruang penyimpanan agar mencapai 18°C-24°C dan kelembaban 35-75%, bertekanan positif.
  3. Jaga ruang penyimpanan agar selalu dalam keadaan bersih dan kering, terhindar dari kontaminasi.
  4. Perhatikan masa kadaluarsa / penyimpanan alat dengan melihat tanggal dilakukan sterilisasi yaitu packing dengan linen 3 hari, kertas wraping 7 hari, pouches 3 bulan, tromol 7 hari sejak dilakukan sterilisasi.( Fitri Arman RSCM 2016)
  5. Lakukan sterilisasi ulang untuk alat yang sudah melewati masa kadaluarsa / masa simpan / kemasan rusak, sesuai prosedur yang ditetapkan.
  6. Distribusikan barang steril harus urut tanggal sterilisasi.

 

 

UNIT TERKAIT

CSSD , OK, Ruang Perawatan

 

PostHeaderIcon Protap Sterilisasi Suhu Tinggi

Protap Sterilisasi  Suhu Tinggi  ( STEAM )

 

PENGERTIAN

Protap Sterilisasi Suhu Tinggi adalah suatu proses pengolahan alat ataupun bahan yang bertujuan untuk menghacurkan semua bentuk kehidupan mikroba bahkan termasuk endospora dan dapat dilakukan dengan proses kimia atau fisika.

 

TUJUAN

Protap Sterilisasi Suhu Tinggi bertujuan :

– Untuk meningkatkan mutu sterilisasi alat dan bahan guna mencegah bahaya infeksi di rumah sakit.
– Untuk menghindari kerusakan alat.

KEBIJAKAN

Pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, Depkes RI 2007.

Pedoman Pelayanan CSSD 2009

 

PROSEDUR

1. Cuci tangan

2. Siapkan alat yang akan disteril, set alat sesuai keperluan.sterilisasi suhu tinggi

3. Kemas alat yang akan disterilkan dengan pouches, kertas, atau linen sesuai kebutuhan.

4. Beri label tanggal, nama ruangan dan kertas indikator mutu pada kemasan

5. Masukan kemasan kedalam outoclave sedemikian rupa sehingga tidak terlalu padat dan kemasan tidak menyentuh dinding dalam autoclave.

6. Atur suhu yang diinginkan sesuai bahan yang di steril pada mesin autoclave.

– Bahan linen disterilkan dengan suhu 1210C

– Bahan alat/instrumen dengan suhu 1340

– Bahan falorik fack dengan suhu 134 0

7. Setelah proses selesai lakukan uji sterilisasi dengan mengecek indikator internal ( pouches ) dan eksternal.

8. Jika terjadi perubahan warna pada indikator, menandakan suhu pada mesin sesuai settingan.

9. Simpan bahan /alat yang sudah steril pada rak penyimpanan, untuk didistribusikan ke ruangan.

10.Jika tidak terjadi perubahan warna pada indikator, lakukan sterilisasi ulang.

11. Cuci tangan

 

UNIT TERKAIT

Petugas CSSD, OK, Ruang perawatan

PostHeaderIcon Protap Desinfeksi Tingkat Tinggi

PROTAP  DESINFEKSI  TINGKAT TINGGI

 

PENGERTIAN

Proses Inaktivasi Mikroorganisme Melalui System Termal Atau Kimia

 

TUJUAN

  1. Meminimalkan peyebaran infeksi /penyakit kepada pasien dan staf.
  2. Mengurangi kerusakan instrument.
  3. Memperpanjang umur instrument.

 

KEBIJAKAN

Pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, Depkes RI 2007.

Pedoman Pelayanan CSSD 2009

 

PROSEDUR

  1. Lakukan kebersihan tangan.
  2. Gunakan alat pelindung diri.
  3. Siapkan larutan desinfektan ( Glutaraldehide 0.17% ) 20cc : 1 liter air.
  4. Bongkar jika instrumen masih dirakit lebih dari 1 komponen
  5. Rendam instrumen pada larutan glutaraldehide selama 15 menit.
  6. Bila perlu lakukan penggosokan / penyikatan pada instrumen.
  7. Bilas instrumen yang telah direndam pada air steril dan keringkan.
  8. Alat siap untuk digunakan pada tindakan semi kritikal.
  9. Bila alat digunakan pada tindakan kritikal, lakukan sterilisasi.
  10. Lepas APD
  11. Cuci tangan.

 

UNIT TERKAIT

CSSD , OK, Ruang Perawatan

Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net

Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net

Tukar Link ?
Copy kode dibawah ini, kemudian paste di blog Anda:


Tampilan akan seperti ini :

Langganan Artikel
Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz
Menu Anak

Copyright © 2008 - 2017 NursingBegin.com.