PostHeaderIcon Tips Makanan Bayi


Tips Menyajikan Makanan Bayi


Sebagai seorang ibu merupakan kebahagiaan tersendiri jika mampu mengolah dan menghidangkan  makanan sendiri bagi buah hatinya. Namun agar tidak salah, berikut ada beberapa tips memilih hingga menyiapkan makanan buat buah hati Anda.

Tips Memilih Bahan Makanan

Bayi yang baru mulai diberikan makanan tambahan, jangan langsung diberi makanan padat, tetapi mulailah dari makanan halus dan sederhana, seperti pisang, alpukat, pure apel, pir, labu, kentang yang dimasak serta dihaluskan.

Tips Makanan Bayi

Tips Makanan Bayi

Jika buah dan sayuran yang Anda sajikan terlihat disukai bayi Anda, maka mulailah memperkenalkannya dengan daging sapi, daging kambing atau daging ayam. Daging ini tidak boleh dibakar maupun dipanggang dan tidak boleh dibubuhi garam atau bumbu kedalamnya. Namun Anda bisa membuat variasi seperti mengkombinasikan antara daging dengan sayuran bila perlu ditambahkan buah seperti pir, apel.

Jika bayi Anda telah terbiasa dengan berbagai variasi makanan serta tekstur yang berbeda-beda, dan jika giginya mulai tumbuh, maka mulailah memberikan ikan serta buah-buahan yang rasanya agak masam misalnya jeruk.

Tips  Menyiapkan Makanan

Sebaiknya setiap buah kulitnya Anda kupas dulu, lemak serta gajih dari daging maupun kulit ayam disisihkan. Dalam mengolah makanan untuk bayi sebaiknya makanan dikukus, direbus atau memasak menggunakan mikrowave.

Jika bayi Anda berusia dibawah delapan bulan, sebaiknya makanan diolah dalam bentuk pure dengan cara diblender, dan tambahkan air matang agar lebih halus. Setelah bayi berumur lebih dari delapan bulan, daging sebaiknya dicincang sampai halus, atau untuk makanan lainnya bisa dihaluskan menggunakan sendok. Hati-hati jika mengolah ikan, pastikan tulang ikan tidak ikut diolah ke dalam makanan.

Tips Menyimpan Makanan

Makanan yang disimpan dalam bentuk pure dapat bertahan di dalam freezer hingga 30 hari. Makanan tersebut bisa disimpan menggunakan tempat es batu, kemudian ditutup menggunakan plastik wrap khusus untuk makanan. Selain itu, Anda juga dapat menyimpannya ke dalam toples kaca. Jika disimpan dalam lemari es bisa bertahan sampai 2 hari, namun jika disimpan dalam freezer bisa bertahan hingga 30 hari. Sebelum disimpan, beri label yang berisi informasi tentang bahan makanan apa saja yang disimpan dalam toples tersebut, serta cantumkan tanggal kedaluwarsanya.

Tips  Penyajian Makanan

Makanan yang disimpan dalam kulkas atau freezer tersebut sebelum disajikan dihangatkan dahulu menggunakan kompor atau bisa dengan mikrowave. Aduk merata agar panas tidak terkumpul pada satu titik tertentu. Sebelum disajikan buat bayi Anda, periksa dulu suhu makanan agar tidak terlalu panas, dengan cara mengujinya dengan bibir Anda. Dan satu hal yang tidak kalah pentingnya adalah, jika ada makanan yang tersisa, jangan disimpan lagi ke dalam freezer, karena dapat membuat bayi Anda menjadi diare. Selamat mencoba.

 


Leave a Reply

*

Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net

Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net

Tukar Link ?
Copy kode dibawah ini, kemudian paste di blog Anda:


Tampilan akan seperti ini :

Langganan Artikel
Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz
Menu Anak


Copyright © 2008 - 2017 NursingBegin.com.